PANGKALPINANG,LINESNEWS.CO.IDÂ — Keberadaan Masjid Agung Kubah Timah menambah ikon baru di Kota Pangkalpinang.
Masjid itu berdampingan dengan Gereja GPIB Maranatha, sebagai wujud harmoni di Kota Pangkalpinang yang terjalin hingga detik ini.
Lebih dari satu tahun berdiri, sejak diresmikan pada 11 November 2023,
Masjid Agung Kubah Timah di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, terus ramai dikunjungi.
Tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid megah berarsitektur unik ini, juga jadi destinasi wisata religi ikonik di jantung Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Wali Kota Pangkalpinang saat itu, Maulan Aklil atau Molen meresmikan Masjid Agung Kubah Timah.
Saat ini, Masjid Agung Kubah Timah selalu ramai dikunjungi warga.
Menjelang sore, pelataran masjid ini dipadati warga yang datang untuk bersantai sembari menunggu waktu salat Maghrib.
Sejumlah pengunjung duduk-duduk di halaman masjid, berbincang ringan, hingga mengabadikan momen di depan bangunan yang kini dianggap sebagai ikon kota.
“Setiap sore saya sering ke sini, sekadar duduk-duduk menunggu waktu salat. Masjid ini luar biasa megah, desainnya keren, dan sangat membanggakan bagi kami warga Pangkalpinang,” ujar Ningsih, Rabu (9/7/2025).
Ningsih mengapresiasi keberadaan masjid yang berdampingan langsung dengan rumah ibadah agama lain, yakni sebuah gereja di sebelahnya.
“Ini simbol kerukunan umat beragama. Kita bisa hidup berdampingan dengan damai.
Saya harap pembangunan masjid ini bisa terus berlanjut karena saya dengar masih ada dua kubah yang belum selesai,” tambahnya.
Senada diungkap Murzani, warga asal Pangkalanbaru, menyebut lokasi Masjid Agung Kubah Timah yang strategis, berada tepat di depan Alun-Alun Taman Merdeka, mempermudah akses masyarakat untuk beribadah, terutama bagi yang sedang beraktivitas di pusat kota.
“Kalau main ke Alun-Alun, tinggal menyeberang langsung bisa salat di masjid ini. Sudah tiga kali saya ke sini, dan setiap kali selalu takjub dengan keindahan masjid ini, baik dari luar maupun bagian dalamnya,” kata Murzani.
Ia berharap pembangunan masjid ini bisa dilanjutkan di tahun-tahun mendatang, mengingat masih ada dua kubah yang belum rampung dikerjakan.
“Kalau bisa dilanjutkan lagi sampai semua kubahnya selesai, karena ini satu-satunya masjid dengan desain seperti ini di Bangka Belitung,” tambahnya
Bagi kalangan pelajar dari luar kota, masjid ini juga menjadi salah satu titik persinggahan wajib saat berkunjung ke Pangkalpinang.
Adel, siswi asal Koba, Bangka Tengah, menuturkan bahwa ia dan teman-temannya mampir ke Masjid Agung Kubah Timah usai bermain di kawasan kota.
“Desain masjidnya unik banget, beda dari yang lain. Kami salat di sini, lalu lanjut foto-foto karena tempatnya Instagramable,” ujarnya antusias.
Masjid Agung Kubah Timah kini tidak sekadar menjadi tempat salat lima waktu atau ibadah Jumat. Lebih dari itu, kehadirannya memperkaya ragam destinasi wisata di Pangkalpinang, terutama dalam segmen wisata religi dan edukatif.
Dengan makin ramainya pengunjung, masyarakat berharap pembangunan masjid ini bisa segera diselesaikan secara menyeluruh.
Sejumlah bagian, seperti tambahan dua kubah lagi, masih dalam tahap rencana penyelesaian.
Sebagai masjid yang menggabungkan nilai spiritual, budaya, dan identitas lokal, Masjid Agung Kubah Timah kini menjadi saksi geliat kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat Kota Pangkalpinang yang semakin harmonis dan inklusif.








