PANGKALPINANG,LINESNEWS.CO.ID — Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menyampaikan peringatan keras terhadap praktik-praktik pelanggaran netralitas di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).Senin (04/8/25)
Dalam sambutan tegasnya saat menjadi pembina Apel Gabungan ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang, Unu secara terang-terangan menyinggung adanya oknum ASN Setda Kota Pangkalpinang yang merangkap jabatan sebagai Plt dan Asisten, namun diduga melakukan aktivitas politik di masjid.
Apel tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang dan dilanjutkan dengan pemberian tali asih untuk pensiunan KORPRI, penyerahan sertifikat Koperasi Merah Putih, serta penyerahan bendera Merah Putih secara simbolis.
Dengan suara lantang dan keras, Pj Unu menegaskan bahwa ASN harus bersikap netral dan tidak menggunakan jabatan maupun fasilitas publik untuk kepentingan politik pribadi ataupun kelompok terntu.
”Saya sudah sampaikan sejak awal bahwa netralitas ASN adalah harga mati. Tapi masih ada juga yang coba-coba bermain politik, bahkan membawa-bawa jabatan dan agama, lalu berkampanye ditempat ibadah. Ini tidak bisa dibiarkan!” seru Unu di hadapan ratusan peserta apel.
Ia menambahkan bahwa rumah ibadah tidak boleh dijadikan arena kampanye. Hal ini bukan hanya melanggar etika, tetapi juga bertentangan dengan aturan yang berlaku.
”Rumah ibadah itu tempat suci, bukan ruang politik. Jangan kotori dengan kepentingan pribadi. ASN harus tahu batasannya, tahu aturan. Jangan karena jabatan, lalu merasa bisa seenaknya,” tegasnya lagi.
Unu menjelaskan, aturan terkait netralitas ASN telah diatur dalam berbagai peraturan, termasuk undang-undang, Peraturan Pemerintah, serta Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang netralitas ASN dalam Pemilu dan Pilkada.
”Sanksinya jelas. Kalau masih nekad, akan ditindak. Bisa dari atasan, bisa dari Bawaslu, KASN, BKN, bahkan bisa sampai ke APH kalau masuk ranah pidana. Ini bukan ancaman, tapi penegakan aturan,” katanya.
Selain menyoroti netralitas, Unu juga menyampaikan apresiasi kepada para pensiunan KORPRI atas pengabdian mereka.
Ia menyebut bahwa meskipun memasuki masa pensiun, kontribusi mereka tetap dibutuhkan untuk kemajuan kota.
”Pensiun itu hanya status. Ilmu, pengalaman, dan semangat untuk membangun tetap harus menyala. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Bapak/Ibu semua,” ucapnya.
Unu juga menyerahkan secara simbolis Sertifikat Koperasi Merah Putih kepada koperasi-koperasi lokal binaan Pemkot Pangkalpinang sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat berbasis koperasi.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Acara berlangsung khidmat, namun sarat makna. Hadir dalam kesempatan itu para kepala OPD, camat, lurah, pengurus koperasi, perwakilan KORPRI, dan tokoh masyarakat.ist/LN
Pj Walikota M. Unu Ibnudin, Peringatan Keras Terhadap Praktik Pelanggaran Netralitas di Lingkungan ASN







