Harga Sembako Merangkak Naik di Pasar Sumsel & Babel, Uang Rp100 Ribu Kini Hanya Cukup Beli 4 Jenis Barang

Kondisi harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Palembang dan Pangkalpinang pada akhir Juni 2026 tercatat terus mengalami kenaikan bertahap, yang membuat beban pengeluaran rumah tangga semakin terasa. Berbagai komoditas utama mengalami penyesuaian harga akibat cuaca yang tidak menentu serta peningkatan permintaan pasar saat ini.Sabtu (27/6/26).

PANGKALPINANG,LINESNEWS.CO.ID – Kondisi harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Palembang dan Pangkalpinang pada akhir Juni 2026 tercatat terus mengalami kenaikan bertahap, yang membuat beban pengeluaran rumah tangga semakin terasa. Berbagai komoditas utama mengalami penyesuaian harga akibat cuaca yang tidak menentu serta peningkatan permintaan pasar saat ini.Sabtu (27/6/26).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi di Provinsi Sumatera Selatan tercatat stabil namun ada tekanan kenaikan pada kelompok pangan, sementara di Bangka Belitung inflasi Mei 2026 mencapai 2,46% (yoy) dengan penyumbang utama dari harga hasil laut dan komoditas sayuran .

Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga

Berikut adalah perkiraan harga pasar terbaru dan pergerakan harga di wilayah Sumsel dan Babel:

Beras :

Beras Premium (Topi Koki, Raja Platinum): Rp360.000 – Rp370.000 / 20 kg

Beras Medium / Pulen (OKE, Raja Biru): Rp300.000 – Rp320.000 / 20 kg

Beras Reguler: Sekitar Rp265.000 / 20 kg

Cabai & Bumbu Dapur :

Cabai Merah Keriting: Rp45.000 – Rp52.000 / kg

Cabai Rawit: Rp55.000 – Rp60.000 / kg

Bawang Merah: Rp38.000 – Rp42.000 / kg

Bawang Putih: Rp45.000 – Rp48.000 / kg

Tomat: Rp22.000 – Rp25.000 / kg

Minyak Goreng & Gula :

Minyak Goreng Kemasan: Rp32.000 – Rp34.000 / liter

Gula Pasir: Rp18.500 – Rp19.500 / kg

Hasil Laut & Daging :

Ikan Patin: Rp45.000 – Rp50.000 / kg

Cumi-cumi (Babel): Naik hingga Rp65.000 / kg (naik 0,30% dibanding bulan lalu)

Daging Ayam: Rp38.000 – Rp41.000 / kg

Telur Ayam Ras: Sedang stabil di kisaran Rp26.000 – Rp28.000 / kg

Tepung & Bahan Pokok Lain :

Tepung Terigu: Rp13.500 – Rp14.500 / kg

Daya Beli Masyarakat Menurun

Ibu rumah tangga di Pasar Induk Jakabaring Palembang mengeluhkan kondisi ini, di mana uang belanja sebesar Rp100.000 kini hanya cukup untuk membeli sekitar 4 hingga 5 jenis kebutuhan pokok saja, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih bisa mencukupi lebih banyak jenis barang.

“Saya bawa uang Rp100 ribu kira-kira hanya dapat beras setengah liter, minyak goreng setengah liter, gula dan sedikit sayur. Sekarang benar-benar harus berhemat dan memilih barang dengan lebih teliti,” ujar salah satu pembeli di Pasar Plaju, Palembang.

Sementara itu para pedagang menyatakan bahwa faktor utama kenaikan ini disebabkan oleh pola cuaca yang tidak menentu yang mengganggu hasil panen pertanian dan pengiriman hasil laut, ditambah dengan peningkatan biaya angkutan barang antar daerah.

Pandangan Pihak Terkait

Kepala Perwakilan BPS Sumatera Selatan menjelaskan bahwa kenaikan harga ini bersifat parsial dan masih dalam batas pengendalian inflasi nasional yang ditetapkan sebesar 2,5% ±1%.

“Kita memantau perkembangan harga setiap minggu. Saat ini tekanan inflasi lebih banyak dari sisi komoditas sayuran dan hasil alam. Pemerintah bersama dinas terkait terus memantau stok barang agar tidak terjadi kelangkaan yang berlebihan,” terang pihak BPS.

Di sisi lain, di Bangka Belitung kenaikan inflasi sebesar 2,46% pada Mei 2026 ini sebagian besar didorong oleh harga hasil laut seperti cumi-cumi, ikan tongkol serta kebutuhan pokok lainnya menjelang musim perayaan .

Saran untuk Masyarakat

Para ahli ekonomi menyarankan masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih barang:

1. Memilih beras kualitas sedang yang harganya lebih terjangkau namun tetap layak konsumsi
2. Memanfaatkan buah dan sayuran musiman yang harganya lebih murah dan segar
3. Membeli dalam jumlah secukupnya sesuai kebutuhan agar tidak terjadi pemborosan

Pemerintah daerah juga menegaskan akan terus memantau ketersediaan stok pangan strategis dan siap menyalurkan bantuan jika diperlukan untuk menjaga stabilitas harga di pasar daerah.yyk/LN

Tags: #HargaSembako #Inflasi2026 #PasarPalembang #PasarPangkalpinang #EkonomiDaerah #SumselBabel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *