PANGKALPINANG, LINESNEWS.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung (Babel) H. Muhtar Motong Optimis menyampaikan pandangannya terkait komposisi kepengurusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masa kini, yang diharapkan dapat menjadi “mesin perang” untuk bertarung dalam pemilihan umum yang akan datang pada tahun 2029.Senin (9/2/26)
“Kita tidak melihat hanya pada personalnya, tetapi pada kemampuan bertarungnya. Dengan kondisi pengurus seperti ini, PKB siap untuk bertarung. Itu adalah keputusan yang telah diambil saat ini,” ucapnya.
Menurutnya, target tinggi yang ditetapkan PKB tidaklah mengherankan mengingat perkembangan partai secara nasional yang menunjukkan grafik positif sejak didirikan pada tahun 1999. “Secara grafik nasional, PKB memang bagus. Meskipun sempat ada penurunan sedikit, namun kenaikannya melejit luar biasa. Di Babel, kita juga harus merujuk pada sikap pusat yang menunjukkan peningkatan di berbagai tingkat, mulai dari DPR pusat, DPR provinsi, hingga DPR kabupaten,” jelasnya.
H. Muhtar juga menyampaikan bahwa pesan utama dari pengurus nasional PKB, khususnya dari tokoh yang menjadi pengkandar nasional partai, adalah bahwa PKB adalah satu kesatuan. “Tidak ada pembatasan antara pusat, wilayah, atau kabupaten. Ketika kita berjuang, kita harus sama-sama berjuang. Oleh karena itu, saya sangat optimis bahwa PKB akan mengalami peningkatan lebih lanjut,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa secara tradisional, kursi DPRD Provinsi Babel sebagian besar didominasi oleh tiga partai besar, yaitu Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Gerindra yang saat ini menempati kursi yang bergeser-geser. Namun, dengan rencana penambahan kursi untuk DPRD dan DPR RI pada tahun 2029, ruang untuk pertarungan menjadi lebih luas. “Bukan hanya 3 atau 4 kursi, melainkan ada peluang yang lebih besar, dan PKB insya Allah akan ada di sana untuk bertarung,” ujarnya.
Ditanya terkait potensi suara yang dapat digerakkan oleh PKB, H. Muhtar yang merupakan salah satu deklarator pendiri PKB di Provinsi Babel sejak 25 tahun yang lalu menyatakan bahwa partai tidak perlu khawatir jika dikelola dengan baik.
“Saya adalah salah satu dari dua deklarator PKB yang masih ada hingga saat ini di Babel, selebihnya seperti Almarhum Haji Talib Rangkui, Almarhum Abu Aitem, dan Almarhum Haji Laudemalik sudah tidak ada lagi. Secara struktur, PKB telah memiliki keberadaan di semua 6 kabupaten dan 1 kota di Babel, tinggal menyempurnakan kepengurusan hingga tingkat kecamatan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa PKB sebagai partai yang lahir dari Nahdlatul Ulama memiliki dasar yang kuat dan merupakan partai pluralis serta kebangsaan yang membuka pintu bagi semua suku dan agama untuk bergabung. “Artinya PKB bukanlah cek kosong. Jika dikelola dengan baik di Bangka Belitung, insya Allah akan berkembang besar,” pungkasnya.yayuk/LN












